

uasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah latihan batin untuk menata ulang hubungan manusia dengan diri, sesama, dan Tuhan. Melalui refleksi yang jernih dan argumentasi yang bernas, buku ini mengajak pembaca melihat Ramadan sebagai proses pemurnian nalar, pengendalian diri, dan penumbuhan empati yang melampaui ritual tahunan.
Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan konsumtif, tulisan-tulisan dalam buku ini menghadirkan jeda reflektif yang mencerahkan. Puasa dibaca dari perspektif etika, psikologi, sosial, dan kebudayaan, sehingga tampak sebagai jalan pembentukan karakter sekaligus energi moral untuk membangun kehidupan yang lebih arif, adil, dan manusiawi.
Halaman : 184 halaman
Ukuran : 13 x 19 cm
Harga : –
© All Rights Reserved.