Mengenal Sosok Dr. Inayah Rahmaniyah, S.Ag. M.Hum MA Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam 2020-2024

masa-kini.id. – Salah satu dari empat dekan perempuan yang dilantik Prof Al Makin Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akhir bulan Juli 2020 adalah dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Masa kepemimpinan dekan sejalan dengan rektor yakni 2020-2024. Dalam sejarah Fakultas Ushuluddin sendiri, Dr. Inayah Rahmaniyah, S.Ag. M.Hum. MA. merupakan dekan perempuan kedua setelah Dr. Sekar Ayu Aryani, M.Ag.

Beliau adalah neng dan nyai Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Kebarongan Kemranjen Banyumas Jawa Tengah. Pesantren yang diasuh orang tuanya tersebut kini dipimpin oleh saudarnya Dr. Janan Asifuddin. Pesantren tersebut didirikan sejak tahun 1878 M. oleh KH. Muhammad Habib dan memiliki santri yang jumlahnya ribuan orang.

Ayah beliau adalah cucu pendiri pesantren MWI. Beliau adalah KH. Asifuddin Zawawi. Beliau menikah dengan Ibu Siti Rodhiyah yang masih sehat sampai sekarang. Sebagai baktinya ke orang tua di sela kesibukannya Mbak Iin panggilan akrab Bu Dekan Ushuluddin selalu menyempatkan pulang ke Banyumas untuk merawat ibunya. Ketaatan dan kebaktiannya kepada ibundanya inilah beliau diberi kemuliaan menjadi orang nomor satu di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Inayah Rohmaniyah belajar sejak kecil dalam tradisi pesantren yang didirikan keluarganya. Pendidikan dasar sampai menengah dijalaninya dengan baik. Lulus dari Mts. tahun 1987 dan MA tahun 1990. Selanjutnya menginjak jenjang perkuliahan di kota pelajar Yogyakarta. Sosok neng muda tersebut kemudian melanjutkan belajar di PT yakni tepatnya di IAIN Sunan Kalijaga Fakultas Ushuluddin. Keilmuan yang dipilihnya adalah berada di Jurusan Tafsir Hadis (TH).

Selama studi di IAIN sosok Neng dari MWI Kebarongan menorehkan prestasi akademiknya. Setidaknya kuliahnya diselesaikan selama empat tahun terhitung sejak masuknya. Selama di Jurusan TH inilah Mbak Iin sekelas dengan Dr. H. Waryono, M.Ag. sekarang menjadi Direktur PD Pontren Kemenag RI dan Dr. M. Nur Ichwan, MA Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Bahkan, sebagai wisudawan terbaik dan mendapatkan hadiah umroh dari menteri agama.

Tahun 1996 mulai memasuki jenjang sebagai dosen di almamaternya. SK awal sebagai tenaga pengajar dalam bidang Ulum Al-Hadis. Sambil menjadi dosen, sosok dekan kelahiran 1971 ini memulai kuliah di UGM fakultas filsafat dan mendapatkan gelar M.Hum tahun 2001. Gelar magister keduanya diraih di Arizona State Univerity tahun 2006 dengan beasusea fulbright.

Adapun doktornya diraih kembali di kampus UGM lewat program ICRS sebuah konsorsium antara UIN Sunan Kalijaga, UGM dan Duta Wacana. Selama studi di UGM melakukan sandwich di Duke University NC Amerika tahun 2013 satu semester lamanya. Kuliah jenjang tertinggi ini diselesaikan tahun 2013.

Sebagai dosen di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, beliau menduduki jabatan Lektor Kepala. Salah satu aktifitasnya dalam pengarusutamaan gender sangat kuat baik di PSW UIN atau lainnya baik di dalam negeri dan luar negeri.

Sosok Inayah dikenal akivis di beragam tempat. Pengalamannya dalam dunia aktivis antara lain sebagai direktur Lampu Merapi, dan Pengurus Harian FKBI Yogyakarta. Sedangkan dalam lingkungan kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebelum menjadi dekan adalah sebagai wakil dekan di almamaternya dan Fakultas Ekonomi Islam.

Karir struktural Inayah sendiri diawali sebagai kaprodi di SA di jenjang Sarjana. Selain itu, beliau juga pernah menjadi kaprodi S2 Magister di Fakultas. Kini, 2020 menjadi dekan selama empat tahun ke depan sampai 2024.

Karya ilmiah sebagai prestasi akademiknya sangat banyak. Murid asuhan Mark Woodward ini menulis di berbagai jurnal internasional dan nasional terakreditasi. Tulisan dapat dilihat di https://scholar.google.co.id/citations?user=Fy1qMUgAAAAJ&hl=en dengan h indeks 10. Tahun ini yang mengutip karya beliau mencapai 43 buah samlau Agustus 2020.

Aktivitas lain di sela-sela sebagai ASN adalah sangat beragam dan banyak. Salah satunya adalah sebagai Asesor BAN-PT sejak 2018. Selain itu sebagai reviewer Beasiwa LPDP Kementrian Keuangan. Pengalamannya di beragam kegiatan baik di dalam negeri maupun di dunia internasional di beragam tempat menjadikan sosok dekan muda ini menjadi harapan dalam mengembangkan almamternya ke World Class University.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *