Pandangan Bijak Bestari tentang Agama dan Kehidupan

Posted by

Pandanglah hari ini. Sebab inilah hidup, hidup yang benar-benar hidup. Dalam jangkanya yang singkat ini, terletak kebenaran dan kenyataan eksistensimu. Kebahagiaan pertumbuhanmu. Kemuliaan perbuatanmu. Kemegahan karyamu. Sebab kemarin hanyalah mimpi. Dan besok hanyalah bayangan. Tapi hari ini sungguh ada dan membuat kemarin jadi mimpi bahagia dan besok jadi bayangan yang berpengharapan. Oleh karena itu, pandanglah hari ini. (Kalidasa).

Sebagai warga dunia, kita perlu kesadaran baru bahwa kita sedang hidup bersama dengan orang lain yang memiliki latar belakang kewarganegaraan, agama, sosial, dan budaya yang berbeda. (M. Amin Abdullah)

Harga suatu umat beragama adalah selama mereka memegang teguh agama mereka; harga suatu bangsa terletak pada kemampuan mereka memegang identitas. (AH Nasution)

Orang-orang yang tebal imannya selalu mengesampingkan hal-hal duniawi. (Mahatma Gandhi)

Agama adalah kehidupan, sedangkan filsafat adalah pemikiran. Kita membutuhkan keduanya dan kita usahakan masing-masing dalam keadaan seimbang. (James F Clark)

Pengetahuan tanpa agama buta; agama tanpa pengetahuan lumpuh. (Albert Einstein)

Hati nurani adalah suara abadi dari kebenaran dan keadilan; suara yang tak dapat dibungkam oleh apa pun, yang diperintahkan oleh Tuhan untuk memperingatkan kita dan yang menuntut kita sebelum Tuhan berbicara. (Bossuet)

Penderitaan hidup selalu menuju jalan terang. Jika tidak demikian, penderitaan itu adalah hasil perbuatan iblis. (Owen Merredish)

Manakala menyadari bahwa kita menyeleweng, kewajiban kita adalah berbalik dan kembali meneruskan perjalanan yang benar. (Mahatma Gandi)

Perbuatlah apa yang kausuka, tetapi ingatlah bahwa segala perbuatanmu akan dibalas. (Nabi Muhammad Saw)

Maut tidak pandang bulu; ia mengetuk pintu gubuk-gubuk si miskin dan istana raja-raja. (Horatius)

Tanpa perjuangan, visi besar akan tetap menjadi angan-angan; tidak ada hasil memuaskan yang dapat dicapai tanpa cucuran keringat dan darah. (Kazuo Inamori)

Kesulitan adalah batu asah kehidupan; setiap puncak karier dicapai dengan jalan mengatasi kesulitan-kesulitan. (Davey J Schwartz)      

Dengan sarana kebebasan, toleransi, dan pendidikan, orang-orang hebat serta bijak telah membuka jalan untuk menyelamatkan seluruh dunia. (Helen Keller)

Tuhan sering mengunjungi kita, tetapi kita sedang tidak berada di rumah. (Joseph Roux)

Hanya dengan mendayung saja tak kan pernah mencapai pantai yang jauh. Embusan angin dari langit diperlukan untuk mengembus layar; kalau tidak, kerja keras akan sia-sia belaka. (William Cwper)

Tanpa ragu-ragu sedikit pun, namun dengan segala kerendahan hati, saya dapat berkata bahwa mereka yang menganggap agama tidak ada sangkut pautnya dengan politik, sebenarnya tidak mengetahui apa arti agama. (Mahatma Gandhi)

Siapa yang terus berjalan tanpa menyeleweng ke kiri dan ke kanan, sebentar saja ia akan sampai pada kesempurnaan. (Santo Y Berchman)

Pada waktu malam, para astronom menemukan bintang-bintang baru. Seringkali dalam kegelapan yang menutupi manusia, terbitlah cahaya pengharapan baru. (Sokrates)

Pikiran-pikiran Anda adalah benih, dan panenan yang Anda petik bergantung pada benih yang Anda tanam. (Rhonda Byrne)

Hidup itu tidak berbeda dari pidato, lebih penting isinya daripada panjangnya. (Lautllard)

Cara terbaik untuk persiapan akhir kehidupan seseorang adalah hidup untuk orang lain; inilah yang saya coba lakukan dengan baik. (Rockefeller)

Agama dan pengalaman adalah dua sendi kehidupan manusia yang sama-sama dipakai dan dipelihara. (Immanuel Kant)

Kita tidak bisa hidup sendirian. Ribuan serat-serat menghubungkan kita dengan sesama. (Herman Melville)

Agama bukan sekadar pikiran, perasaan, maupun perbuatan, melainkan pengungkapan hidup sebagai suatu keseluruhan. (Mohammad Iqbal)

Mengikuti kehendak Tuhan berarti menuju kemakmuran, melawan kehendak Tuhan berarti menuju kehancuran. (Mencius)

Iman adalah penjaga kesehatan yang terbaik dan merupakan obat yang paling mujarab bagi manusia. (Napoleon Hill)

Tragedi hidup terbesar bukanlah binasanya manusia, melainkan hilangnya rasa cinta dalam dirinya. (William S Maugham)

Cinta kepada Tuhan terbukti dari cinta manusia kepada sesama. (Theresa)

Orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri adalah orang biadab, betapa pun tinggi pengetahuannya. (Henry Bulwer)

Saya tidak melihat dosa yang lebih besar daripada menindas mereka yang tidak bersalah dengan mengatasnamakan Tuhan. (Mahatma Gandhi)

Kesejahteraan hidup hanya akan diperoleh kalau mampu menyatukan agama dengan ilmu pengetahuan dalam setiap pemikiran dan perbuatan. (Sudjatmoko)

Jadilah manusia yang mulia, suka menolong dan berbuat baik, karena itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lain. (Goethe)

Kesombongan adalah menolak kebenaran dan memandang rendah sesama manusia. (Nabi Muhammad Saw)

Semakin dalam penghargaan orang kepada harta benda, semakin dalam pulalah turunnya penghargaan kepada kebaikan. (Plato)

Tidak ada kemenangan jika tidak ada kekuatan; tidak ada kekuatan jika tidak ada persatuan; tidak ada persatuan jika tidak ada keutamaan; tidak ada keutamaan jika tidak ada kesucian jiwa. (Soedirman)

Berdoa kepada Tuhan adalah laksana samudra yang dapat mencapai setiap sudut pantai kebutuhan manusia. (Fosdick)

Orang yang mengejar dunia bagaikan minum air laut; semakin banyak diminum, semakin haus rasanya, sampai akhirnya air itu akan menewaskannya. (Isa Almasih)

2 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *