Selamat Datang Ramadan

Posted by

Bila Ramadan menjelang hati menjadi bimbang, akankah umur ini diperpanjang. Apa pun halangan dan rintangan yang menghadang, mari kita ucapkan kepada Ramadan selamat datang. Mudah-mudahan kita semua dapat menjalani ibadah puasa dengan hati khusyuk dan tenang serta menjadi pemenang.

Pesan puasa Ramadan terhimpun dalam beberapa ayat Alquran surat Al-Baqarah 183-187 sebagai berikut:

183. Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas mereka sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Inti puasa adalah pengendalian diri, agar mukmin dapat melaksanakan apa yang dikehendaki Allah swt dan mampu menahan diri apa yang tidak dikehendaki-Nya. Itulah takwa.

184. Yaitu dalam beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, ia wajib berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Bagi orang-orang yang berat menjalankannya membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itulah yang lebih baik baginya. Berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Puasa dilaksanakan sebulan di bulan Ramadan, dari saat terbit fajar di waktu subuh hingga terbenam mata hari di waktu magrib. Siapa yang berhalangan, karena sakit atau dalam perjalanan, boleh tidak berpuasa, dan menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadan.  

185. Pada bulan Ramadan itulah Alquran diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Siapa yang berada di tempat pada bulan itu, hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan siapa yang sakit atau dalam perjalanan, berpuasalah sebanyak hari yang ditinggalkannya  pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki yang mudah bagimu dan tidak ingin mempersulit kamu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Allah swt menurunkan Alquran mula-mula pada bulan Ramadan, yakni ayat pertama sampai dengan ayat kelima surat Al-‘Alaq berikut.

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu Maha pemurah. Yang mengajarkan kepada manusia menggunakan pena. Mengajar manusia apa yang tidak ia ketahui.

Allah swt memberikan keringanan kepada orang yang sakit maupun dalam perjalanan untuk tidak berpuasa sebagai kemudahan dari-Nya. Allah tidak hendak mempersulit manusia. Hal itu niscaya disyukuri.

186. Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan setiap orang yang berdoa bila ia memohon kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka menjalankan perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, supaya mereka berada di jalan yang benar.

Ayat sisipan ini mengandung pemberitahuan bahwa Allah swt dekat dengan hamba-Nya dan bulan Ramadan adalah saat yang mustajabah untuk berdoa. Maka dari itu, kaum muslimin hendaklah menggunakan kesempatan baik ini dengan memperbanyak doa di hari-hari puasa.

187. Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan istri kamu. Mereka pakaian kamu dan kamu pun pakaian mereka. Allah mengetahui kamu telah mengkhianati diri kamu sendiri, tetapi Allah menerima tobat kamu dan mengampuni kamu. Maka sekarang pergaulilah mereka dan lakukanlah apa yang telah ditetapkan Allah untuk kamu. Makan minumlah, hingga benang putih jelas perbedaannya bagi kamu dari benang hitam di waktu fajar. Kemudian cukupkanlah puasa kamu hingga malam tiba, tetapi janganlah kamu mencampuri istri kamu sementara kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah batas-batas ketentuan Allah. Maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada umat manusia, supaya mereka bertakwa.

Allah swt Maha Bijaksana dan mengatahui apa saja yang terlintas di benak manusia. Dia memberikan kesempatan kepada orang beriman untuk makan, minum, dan hubungan suami istri di malam hari. Ada amalan istimewa di bulan Ramadan yang tidak semestinya dilewatkan, yaitu i’tikaf, berdiam diri di dalam masjid beberapa saat untuk dzikir, muhasabah, munajat, dan memohon kepada Allah swt.

Selamat Berpuasa!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *